Poso — Wakil Bupati Poso Soeharto Kandar meresmikan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) ke-XIII Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Poso yang digelar di Aula Bappeda Poso, Ahad (18/1/2026).
Mukerda ini menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus penetapan arah program kerja organisasi untuk satu tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Soeharto Kandar menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan Islam dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.
Ia mendorong agar program yang disusun bersifat realistis dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Sinergi dengan pemerintah daerah penting agar program organisasi sejalan dengan pembangunan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh umat,” ujar Soeharto.
Mukerda XIII diikuti jajaran pengurus dan kader Wahdah Islamiyah, pendamping wilayah Sulawesi Tengah, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta unsur TNI dan Polri. Forum ini menjadi ruang konsolidasi lintas elemen untuk memperkuat peran dakwah, pendidikan, dan sosial di Kabupaten Poso.
Ketua DPD Wahdah Islamiyah Poso, Busman Muhammad menyatakan Mukerda merupakan momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi.
“Evaluasi kinerja dan perencanaan yang matang diperlukan agar program dakwah, pendidikan, dan sosial dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” katanya.
Pendamping Wilayah Sulawesi Tengah, Muh. Syamsu menegaskan pentingnya soliditas dan konsistensi kader dalam mengimplementasikan hasil Mukerda.
“Keputusan Mukerda harus diterjemahkan menjadi kerja nyata di lapangan. Soliditas kader menjadi kunci keberhasilan program,” tegasnya.
Mukerda XIII ini diharapkan memperkuat sinergi Wahdah Islamiyah Poso dengan pemerintah daerah sekaligus meningkatkan kontribusi organisasi dalam pembangunan umat dan daerah.
Radio Wahdah