Palu – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Kota Palu menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) XIV dengan tema “Bersatu Berjuang, Menjaga & Memajukan Kota Palu Tercinta”, Sabtu (31/1/2026), bertempat di Aula SMK Negeri 3 Palu. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus baru DPD Wahdah Islamiyah Kota Palu dan Muslimah Wahdah Islamiyah Kota Palu Periode 2026–2031.
Mukerda XIV dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah, K.H. Muhammad Yani Abdul Karim. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sinergitas merupakan ruh dakwah Wahdah Islamiyah, bukan sekadar strategi organisasi.
“Sinergitas bukan hanya strategi, tetapi ruh dakwah kita. Dakwah akan kuat jika dibangun dengan keikhlasan, soliditas, dan ukhuwah Islamiyah, serta dikerjakan secara sistematis, spesifik, dan simpatik,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa dinamika organisasi, termasuk evaluasi dan kekurangan, merupakan bagian dari proses menuju perbaikan.
“Kesalahan dalam perjalanan kepengurusan adalah tanda bahwa pengurus bekerja dan berproses. Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Tugas kita adalah terus memperbaiki diri dan organisasi,” tambahnya.
Dalam arahannya, Ketua DPW memaparkan perkembangan nasional Wahdah Islamiyah yang kini telah hadir di 37 provinsi dengan lebih dari 260 DPD hingga tingkat kecamatan. Ia mendorong penguatan struktur dakwah di tingkat kecamatan sebagai upaya membuka kantong-kantong dakwah baru, sekaligus menempatkan pembinaan generasi muda dan kampus sebagai prioritas strategis dakwah di Kota Palu.
Selain itu, ia menegaskan tiga pilar utama perjuangan Wahdah Islamiyah, yakni dakwah, pendidikan, dan sosial, yang harus terus dihadirkan secara nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, serta menyiapkan program Ramadhan secara optimal tanpa meninggalkan identitas sebagai dai.
Sementara itu, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Kota Palu terpilih Periode 2026–2031, Ahmad Muslimin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPD sebelumnya, atas dedikasi dan kepemimpinan selama kurang lebih 13 tahun.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ustaz Bahrul Ulum atas pengabdian dan kepemimpinan beliau. Regenerasi adalah mekanisme organisasi yang harus kita jalani bersama dengan penuh amanah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru berkomitmen menjadikan amanah ini sebagai ladang pengabdian bagi umat dan masyarakat.
“Amanah kepengurusan ini kami pandang sebagai ladang pengabdian. Dengan kebersamaan dan kolaborasi seluruh pengurus, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi umat dan masyarakat Kota Palu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Muslimin menyampaikan komitmen untuk mendukung program strategis pusat, khususnya Gerakan Sejuta Dai, serta melakukan penguatan struktur organisasi. Di antaranya dengan menjadikan Departemen Kaderisasi berdiri sendiri dan membentuk unit pendamping dai guna mengawal pembinaan umat secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Mukerda XIV ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan akselerasi dakwah Wahdah Islamiyah di Kota Palu, sekaligus peneguhan komitmen pengurus baru Periode 2026–2031 untuk terus bersinergi, menjaga ukhuwah, dan berkontribusi nyata dalam memajukan Kota Palu.
Radio Wahdah