Luwuk – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk, Kabupaten Banggai, terus berkomitmen meningkatkan pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan melalui program keagamaan yang berkelanjutan.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan rutin bertajuk Program Banggai Mengaji yang digagas oleh Seksi Pembinaan Warga Binaan. Program ini dilaksanakan secara intensif setiap hari Senin hingga Rabu di lingkungan Lapas Kelas IIB Luwuk.
Kegiatan pembinaan keagamaan ini diikuti oleh warga binaan dengan tujuan memberikan pembinaan spiritual sekaligus membentuk karakter agar lebih disiplin, religius, dan berakhlak baik selama menjalani masa pidana.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan dibimbing untuk belajar membaca Al-Qur’an menggunakan Metode Dirosa (Pendidikan Al-Qur’an Orang Dewasa), metode pembelajaran yang disusun secara sistematis dan mudah dipahami, khususnya bagi pemula. Selain pembelajaran membaca Al-Qur’an, materi juga dilengkapi dengan hafalan doa-doa harian serta pembelajaran adab-adab dalam kehidupan sehari-hari.
Program Dirosa ini dibina langsung oleh Ustaz Dwi Hudiyono, Lc., yang bertindak sebagai penanggung jawab sekaligus pengajar.
Melalui program tersebut, Lapas Luwuk berharap pembinaan keagamaan dapat menjadi sarana pembentukan kepribadian, peningkatan kesadaran spiritual, serta membekali warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih positif.
Radio Wahdah