Tolitoli – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Tolitoli menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) ke-XIII pada Sabtu–Ahad, 24–25 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bale Taudako Lipu dan diikuti oleh seluruh kader serta pengurus DPD dan Muslimah Wahdah Islamiyah Tolitoli.
Mukerda ke-XIII diselenggarakan sebagai forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang terarah dan berkesinambungan. Kegiatan ini mengusung tema “Bersatu Berjuang, Menjaga dan Memajukan Kabupaten Tolitoli Tercinta”.
Ketua DPD Wahdah Islamiyah Tolitoli, Ustaz Azwar Pulingala, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan umat dan daerah tidak dapat dicapai secara individual, melainkan membutuhkan kebersamaan dan kolaborasi lintas elemen.
“Kemajuan tidak dapat diraih sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kebersamaan, kerja sama, dan kolaborasi antara para ulama, pemerintah, dan masyarakat. Wahdah Islamiyah siap menjadi mitra strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak mulia, religius, sejahtera, dan lebih aman,” ujarnya.
Sementara itu, Ustaz Musta’an, yang hadir sebagai pendamping Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah, menekankan pentingnya pendekatan dakwah yang santun dan menenangkan dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman kepada masyarakat.
“Para dai Wahdah Islamiyah diarahkan untuk menyampaikan dakwah dengan bahasa yang santun dan menenangkan hati masyarakat, sehingga dakwah benar-benar menjadi rahmat dan perekat persatuan umat,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa tugas keumatan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat besar dan kompleks sehingga tidak dapat ditangani secara sendiri-sendiri.
“Karena itu, Wahdah Islamiyah senantiasa membuka diri untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dalam bingkai persatuan umat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Moh. Asrul Bantilan menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Wahdah Islamiyah Kabupaten Tolitoli yang dinilai aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk dalam pembinaan karakter generasi muda.
“Wahdah Islamiyah Tolitoli sangat aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk dalam pembentukan karakter anak-anak kita agar kelak menjadi dai-dai yang berkualitas,” ungkapnya.
Menurutnya, Mukerda merupakan forum yang sangat strategis dalam kehidupan organisasi.
“Melalui Mukerda diharapkan terbangun kesamaan pandangan, penguatan konsolidasi, serta perumusan program kerja yang terarah dan berkelanjutan dalam menjawab tantangan umat dan pembangunan daerah ke depan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa organisasi keagamaan memiliki peran penting, khususnya dalam pembinaan moral dan akhlak generasi muda, penguatan nilai moderasi beragama, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, dan berkeadaban.
Melalui Mukerda ke-XIII ini, Wahdah Islamiyah Tolitoli diharapkan semakin memperkuat kiprah dakwah dan sosialnya, sekaligus terus berkontribusi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan Kabupaten Tolitoli.
Radio Wahdah